Berita

Menumbuhkan Jiwa Pelestari Lingkungan Lewat Budidaya Nila dan Mujair di SMP Negeri 2 Jabon


Sebagai salah satu sekolah yang menyandang predikat Sekolah Adiwiyata, SMP Negeri 2 Jabon tidak pernah berhenti berinovasi dalam mengintegrasikan peduli lingkungan ke dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu terobosan hijau yang kini menjadi pusat perhatian sekaligus kebanggaan warga sekolah adalah kehadiran kolam budidaya ikan nila dan mujair.

Bukan sekadar hiasan atau pemanis area sekolah, kolam ikan ini dirancang sebagai sarana edukasi berbasis lingkungan (eco-education) yang kaya manfaat bagi para siswa.

1. Laboratorium Alam untuk Pembelajaran Kontekstual

Keberadaan kolam ikan ini mengubah lanskap belajar di SMP Negeri 2 Jabon menjadi lebih dinamis. Siswa tidak hanya menghafal teori biologi atau prakarya di dalam kelas, tetapi bisa langsung berinteraksi dengan ekosistem air tawar.

Melalui budidaya ikan nila dan mujair, siswa belajar banyak hal secara langsung, antara lain:

  • Siklus Hidup dan Ekosistem: Mengamati pertumbuhan ikan dari benih hingga siap panen.

  • Kualitas Air dan Lingkungan: Belajar menjaga kebersihan air, mengukur derajat keasaman (pH), dan memahami pentingnya sirkulasi oksigen.

  • Manajemen Pakan: Memahami efisiensi pemberian pakan, termasuk memanfaatkan sisa organik yang bisa diolah kembali.

2. Mengapa Memilih Ikan Nila dan Mujair?

Pemilihan jenis ikan tentu tidak dilakukan secara sembarangan. Ikan nila dan mujair dipilih karena memiliki beberapa keunggulan yang sangat cocok untuk ekosistem sekolah:

  • Daya Tahan Tinggi: Kedua jenis ikan ini dikenal tangguh dan relatif mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan serta fluktuasi cuaca di wilayah Jabon.

  • Perawatan Relatif Mudah: Sangat cocok untuk media pembelajaran siswa yang baru belajar mengelola budidaya perikanan.

  • Pertumbuhan Cepat: Masa tumbuh yang relatif singkat membuat siswa bisa melihat hasil dari jerih payah mereka dalam waktu yang tidak terlalu lama.

3. Mendukung Ketahanan Pangan dan Jiwa Wirausaha (Entrepreneurship)

Program Adiwiyata di SMP Negeri 2 Jabon tidak hanya bicara soal menanam pohon, tetapi juga tentang kemandirian dan keberlanjutan. Ketika masa panen tiba, hasil budidaya ikan nila dan mujair ini membawa dampak positif yang luas.

"Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang kemandirian pangan. Selain itu, proses pasca-panen juga melatih jiwa kewirausahaan mereka sejak dini," ujar salah satu guru pembimbing Adiwiyata.

Hasil panen ikan biasanya didistribusikan untuk warga sekolah atau diolah menjadi produk kuliner sehat dalam kegiatan prakarya. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa tentang bagaimana mengelola sebuah ekosistem hingga menghasilkan nilai ekonomi.

4. Estetika dan Kesejahteraan Mental (Well-being) Warga Sekolah

Di samping fungsi edukasi dan ekologi, kolam ikan ini juga berfungsi sebagai area relaksasi. Gemercik air kolam dan lincahnya gerakan ikan nila serta mujair di dalam air menjadi obat penat yang ampuh bagi siswa maupun guru di sela-sela kepadatan jam pelajaran. Suasana sekolah pun menjadi lebih asri, sejuk, dan menenangkan.



Hubungi Kami


Alamat :

Jalan Permisan Nomor 1 Permisan Jabon

Telepon :

(0343)850886

Email :

negeriduajabon@gmail.com

Website :

https://www.smpn2jabon.sch.id

Media Sosial :